One-Punch Man

Awal terjadinya One-Punch Man (OPM) ini sungguh lucu. Sebenarnya komik ini adalah karangan Japanese Webcomic yang popularitasnya kemudian meledak. Gara-gara ia menjadi sangat populer di kalangan netizen Jepang sebuah manga official (baca: dengan gambar lebih bagus) pun digarap oleh Yusuke Murata, sang mangaka yang dikenal sebagai ilustrator dari Eyeshield 21. Dengan artwork Murata yang sangat bagus (seriously, kalian harus check his artwork!) OPM pun makin tenar dan akhirnya digarap serial animenya. Nah, mulai dari sanalah kepopuleran OPM lantas menjangkau seluruh dunia. Tidak berlebihan kalau saya mengatakan inilah breakout anime tahun ini seperti halnya Sword Art Online dan Attack On Titan beberapa tahun lampau.

Karakter utama dari kisah OPM adalah jagoan bernama Saitama. Saitama berbeda dengan jagoan-jagoan shounen lain seperti Goku atau Luffy. Ia juga berbeda dengan para superhero Amerika ala Superman atau Spider-man. Ia… bosan dengan kehidupannya sebagai superhero. Pada awalnya Saitama adalah seorang yang biasa-biasa saja sampai tiga tahun lalu ia memutuskan untuk banting setir karirnya menjadi superhero. Ia terus melakukan latihan (100x Situp, 100x Pushup, 100x Squat, dan lari 10 km… SETIAP HARI!) dan suatu hari saja menyadari bahwa dirinya menjadi sangat kuat dan… botak. Ehem, pada awalnya Saitama merasa senang dapat bertempur dengan musuh-musuh monster yang menganggu kehidupan masyarakat tetapi lama-lama ia menjadi jenuh.

60626109

Apa sebab? Itu dikarenakan semua musuh yang ia temui dapat ia taklukkan dengan SATU tinju saja. Tak peduli seberapa kuatnya musuh itu (maka dari itu judulnya One-Punch Man). Perlahan tapi pasti Saitama (yang tak pernah ingin menonjolkan bakatnya) mulai mendapatkan perhatian dari hero-hero lain. Lepas dari dunia korporat yang penuh intrik, Saitama memasuki dunia penuh intrik lainnya: intrik dari dunia para hero yang bukannya melindungi masyarakat malah kadang sibuk dengan popularitas mereka sendiri-sendiri!

Anime OPM adalah anime garapan dari studio Madhouse. Seperti kebanyakan serial animasi garapan Madhouse lainnya, kualitas animasi dari OPM memang sangat bagus. Efek pertempuran dari Saitama maupun teman-temannya gila-gilaan dan hancur-hancuran. Bahkan momen-momen yang lebih tenang dalam serial ini pun digambarkan dengan bagus. Kualitas animasi terutama terlihat bagus dalam dua pertempuran ‘besar’ yang terjadi di separuh akhir serial ini. Saya tahu bahwa banyak orang mengatakan versi manga dari Murata lebih superior (terutama dengan penggunaan kontras inking hitam putihnya) dan saya setuju. Tetapi adaptasi anime dari studio Madhouse tidak memalukan nama OPM.

Untuk cerita dari OPM sendiri pada setengah awal serial ini tergolong lamban pacingnya karena baru memperkenalkan karakter-karakter yang ada dalam cerita – terutama karakter Saitama itu sendiri beserta sang sidekick Genos. Cerita dalam OPM baru mulai menggigit dan tak terus bergantung pada parodi ketika memasuki cerita Deep Sea King. Di saat inilah kebrilianan dari kisah OPM mulai terlihat, terutama karena perkenalan dengan karakter-karakter hero lainnya dalam cerita – membuat universe OPM terasa lebih luas dan berwarna. Kita pun mulai bisa mengenal struktur organisasi dari para Hero yang (ternyata) bobrok.

image

Oleh karena serial ini hanya terdiri dari 12 episode (OPM adalah manga yang relatif ‘baru’) tidak mengherankan kalau serial ini berakhir baru ketika dunia OPM mulai diekspansi lebih luas. Saya tidak keberatan. Lebih baik memiliki serial yang jumlah episodenya tidak banyak tetapi fokus ketimbang serial animasi yang jumlah episodenya tidak terhingga jumlahnya tetapi berisi filler (berikut penurunan kualitas animasi di sana-sini).

Sebelum menutup review ini saya ingin memberikan shout-out pada opening dari OPM: The Hero yang dinyanyikan oleh JAM Project. Hands down ini adalah lagu opening anime terbaik tahun ini. Titik. It’s so epic dan sangat – sangat – sangat pas untuk menggambarkan betapa badassnya Saitama, terlepas dari ketidakpeduliannya dengan status. OPM, singkatnya, adalah salah satu anime terbaik yang saya tonton tahun 2015. Kalau ada satu anime yang perlu kamu tonton supaya tetap nyambung dalam diskusi pop culture terkini: OPM adalah anime itu.

MuMnRFz

Score: A-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s