Review Round-Up 2016 (Part 9 – Movie)

1. Warcraft
Score: B-

Terlepas dari kritikan orang-orang terhadap film ini, sebenarnya Warcraft tidak buruk-buruk amat. Oh tidak, film ini tidak akan memenangkan penghargaan apapun di ajang Oscar, bahkan untuk kategori-kategori teknis sekalipun. Dan jalan cerita mitologi Warcraft bisa dibilang akan membingungkan mereka-mereka yang tidak terlalu mendalami dunia game-nya. Toh pada akhirnya sutradara Duncan Jones saya anggap cukup berhasil untuk membangun landasan dunia Warcraft yang membuatku sedikit banyak tertarik untuk mendalaminya lebih lanjut. I consider that a win.

2. 10 Cloverfield Lane
Score: B+

Andaikata saja film ini tidak memasang kata Cloverfield di titelnya maka saya mungkin akan lebih menyukainya. Masalah dengan kata Cloverfield adalah beberapa misteri pada film ini sedikit banyak sudah sedikit terungkap. Toh terlepas dari sedikit kelemahan itu, film ini digarap dengan tensi tinggi dari awal hingga akhir. Satu poin plus lagi adalah wajah rupawan Mary Elizabeth Winstead. Aktingnya tak hanya semakin matang, rupanya pun semakin menawan!

3. The Conjuring 2
Score: A-

The Conjuring pertama adalah salah satu film favoritku karena ia merupakan film horor dengan hati. Apakah ia juga menyeramkan? Ini relatif. Saya termasuk orang yang gampang ditakut-takuti jadi baik The Conjuring maupun The Conjuring 2 adalah film yang menakutkan bagi saya. Tapi terlepas dari adegan-adegan menakutkan itu, yang membuat film ini berkesan bagi saya justru adalah hubungan kedua suami-istri Ed dan Lorainne Warren, juga misteri seputar Enfield Poltergeist. Berapa banyak film horor yang humanis dan membuat kita peduli pada karakter utamanya? Film ini tidak seratus persen mengikuti sejarah? Ya tidak apa-apa, toh saya bukan ingin menonton film dokumenter ini.

4. Independence Day: Resurgence
Score: C-

Dengan efek yang lebih mumpuni dan aksi hancur-hancuran dunia yang makin akbar, seharusnya Independence Day: Resurgence menjadi film sekuel yang merayakan kembalinya franchise invasi alien setelah 20 tahun absen. Tapi kendati membawa balik karakter-karakter lama mereka ditambah dengan memperkenalkan karakter-karakter yang baru, Independence Day: Resurgence malah terasa membosankan dan tidak memiliki stake setinggi prekuelnya. Segala yang ditampilkan di sini terasa hambar dan monoton. Jurassic World, this is not.

5. The Legend of Tarzan
Score: C

Satu lagi film yang membosankan sebagaimana halnya Independence Day: Resurgence. Semua dosa Independence Day: Resurgence terjadi pula pada film ini: sebuah film yang membosankan. Efek-efek yang disajikan di layar terasa basi dan sudah pernah kita lihat berulang kali. Akting kaku dari Alexander Skarsgard mengingatkan saya pada Henry Cavill di Man of Steel (baca: forget my acting, look at my abs). Satu-satunya alasan skor saya bukan C- adalah karena ia tidak punya prekuel yang memberikan ekspektasi lebih tinggi untuknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s