Marvel’s Agents of S.H.I.E.L.D. Season 4 Episode 5: Lockup

Saya kagum dengan keberhasilan setiap episode S.H.I.E.L.D. untuk membangun cerita yang kompeten bagi tiap-tiap karakternya walaupun mereka terpecah belah menjadi beberapa grup. Ambil contoh episode kelima ini di mana grup S.H.I.E.L.D. terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah Coulson dan kawan-kawannya yang memutuskan untuk masuk ke penjara untuk mengambil Eli dan menanyakan perihal Darkhold kepadanya. Di sisi lain Agent Simmons harus menjalani sebuah tes lie detector… sementara dia sendiri sudah menyimpan sangat banyak rahasia!

Mari kita bedah dua cerita ini. Aspek pertama cerita: Coulson dan kawan-kawannya mengobrak-abrik penjara yang sudah terjangkit penyakit misterius “hantu” adalah hal yang menarik. Saya terutama sangat suka sekuens di mana Daisy mengorbankan dirinya sendiri dan bertarung habis-habisan melawan para napi yang lepas dari selnya. Selain menunjukkan betapa berhasilnya May melatih Daisy sebagai penerusnya, koreografi pertarungannya juga mumpuni dan kreatif. Salut untuk serial ini karena tak ingin kalah dengan Arrow maupun saingan-saingan lainnya dari DC dan Marvel sendiri (seperti Daredevil).

JERMAINE JACOX
When will the Ghost Rider arrive?

Selain Daisy dan rekan-rekannya, Robbie juga mencari cara untuk membalas dendam tentang apa yang terjadi kepada dirinya dan adiknya. Kekuatan Ghost Rider-nya sekali lagi dimanifestasikan dengan menarik di sini – di mana Robbie yang seharusnya tahu bahwa kesalahan tak sepenuhnya berada di tangan anggota Fifth Street Locos – tapi ia nekat tetap menghabisinya, karena panggilan dari Spirit of Vengeance terlalu kuat untuk ia tolak. Akan tetapi Robbie sepertinya bakalan belajar bahwa ia tak harus selalu menuruti nafsunya untuk balas dendam karena menyebabkan sang Paman yang bebas dari tahanan disandera oleh hantu Lucy.

Selain perjuangan kelompok Coulson membebaskan Eli dari penjara episode ini juga berfokus pada Agent Simmons yang menjalani lie detector test. Ketika ia hampir gagal melaluinya (disebabkan Simmons memang bukan agen lapangan yang terlatih untuk berbohong) ia ternyata terselamatkan saat Jeffrey Mace menariknya untuk membantu dirinya dalam wawancara live televisi nasional mengenai perdebatan topik Inhumans. Di sini kita melihat bagaimana karisma Jeffrey Mace sebagai Director S.H.I.E.L.D. yang baru ketika ia mengakui bahwa dirinya seorang Inhuman. Tentu saja sepertinya ada rahasia antara dirinya dan Simmons ketika Simmons kemudian mengancamnya untuk tidak memaksanya melakukan lie detector test lagi. Apa ya kira-kira?

Season keempat Agents of S.H.I.E.L.D. ini mengingatkanku pada season ketiga ketika mereka menjuggle beberapa skenario secara bersamaan dan memadukannya secara apik di pertengahan mid-season finale. Sejauh ini season keempat melakukan hal yang sama jadi saya berharap hasilnya pun tak kalah apik. Tanpa adanya Agent Carter dan dikarenakan tidak dijadikan serialnya Marvel’s Most Wanted, praktis ini merupakan satu-satunya serial Marvel yang tersisa di dunia broadcast TV!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s