Luke Cage Season 1 Episode 10: Take It Personal

Setelah selama dua episode terakhir Luke Cage tidak banyak mengambil peranan dalam serialnya sendiri, akhirnya ia kembali menjadi fokus dalam episode ini. Dan bagi kalian yang bertanya-tanya mengenai apa hubungan dari Luke Cage dan Diamondback alias Willis Stryker, maka jawabannya dibuka di episode ini. Ternyata apa yang Stryker katakan betul: ia memang saudara dari Luke Cage. He is the older half-brother of Luke Cage.

Walaupun pada awalnya saya agak heran mengapa Luke seperti tidak ingin mengakui Stryker, flashback yang terjadi di episode ini memperjelas semuanya. Rupanya ibu Stryker adalah wanita idaman lain yang dicintai oleh ayah Luke ketika ibu Luke terus menerus gagal melahirkan anak baginya. Akan tetapi tak selang lama setelah Stryker lahir, Luke pun lahir sehingga membuat hubungan kedua wanita ini menjadi makin renggang dan tegang.

222

Sekali lagi Luke Cage mengangkat topik yang relevan di masa kini yakni police brutality, terutama kepada anak-anak yang di bawah umur. Melihat bocah remaja diciduk paksa oleh polisi lantas dihajar untuk informasi yang tidak tahu benar-benar membuat miris hati ini. Lebih miris lagi mengingat anak tersebut sebenarnya adalah seorang yang berpendidikan dan pintar dan tidak pernah terlibat dalam masalah apapun. Satu-satunya alasan yang dipakai polisi untuk menciduknya hanyalah karena ia kenal dengan seorang yang dianggap berbahaya bagi komunitas Harlem.

Inilah yang bagi saya membuat sosok dan serial Luke Cage penting. Saya sebenarnya tidak suka film maupun serial yang memaksakan diri untuk political correctness (bagi saya mengubah ras karakter yang harusnya kulit putih menjadi ras lain sama buruknya dengan whitewashing) tetapi serial ini tidak pernah jatuh dalam perangkap itu. Dia tidak menuding kaum kulit putih sebagai antagonis dalam kisahnya, tidak juga menuding kaum kulit hitam sebagai biang kerok masalah mereka sendiri. Masalah kulit hitam dan problemanya adalah hal yang kompleks – dan saya bersyukur serial ini tidak mengambil jalan keluar mudah sekedar hitam putih untuk menggambarkannya di layar kaca.

111

Episode ini ditutup dengan shootout yang menegangkan di Harlem Paradise, suka tidak suka dengan serial ini, harus diakui mereka tahu cara membuat cliffhanger yang membuat penonton terus ingin melanjutkan ke episode berikutnya… which is one of the most problematic things in Daredevil Season One.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s