Supergirl Season 2 Episode 5: Crossfire

Semakin lama Cadmus semakin meningkatkan ancamannya kepada para Alien. Salah satu cara mereka adalah dengan mempersenjatai para kriminal yang ada dengan senjata-senjata teknologi Alien. Dan senjata-senjata ini begitu saktinya mereka bahkan mampu membuat kriminal biasa melumpuhkan Supergirl! Tidak mengherankan kalau warga biasa pun mulai panik dan ingin mempersenjatai diri mereka sendiri.

1

Sekali lagi Supergirl mencoba untuk membahas topik sosial politik yang selalu panas di Amerika: kepemilikan senjata. Bukan rahasia bahwa di beberapa tahun terakhir penembakan oleh orang-orang psikopat di tempat-tempat umum meneror Amerika, membuat banyak orang kontra dengan peraturan ini. Di sisi lain orang yang pro merasa bahwa orang baik perlu dipersenjatai juga supaya bisa melawan orang jahat. Ini sebuah topik yang kompleks dan walaupun dalam episode ini Supergirl mengangkat topik itu, ia tak pernah memihak kepada mana yang benar dan mana yang salah. Staying neutral, perhaps?

Di luar Cadmus ada tiga kisah sub-plot yang berjalan di episode ini pada saat yang bersamaan: pertama adalah hubungan antara Kara dan Mon-El alias Mike yang merupakan highlight episode ini. Sungguh saya langsung menyukai Mike yang benar-benar tampil lucu dalam hari pertama bekerja di CatCo. Sampai-sampai ketika ia terlibat dalam perbuatan tak senonoh dengan sang sekretaris dan Kara memergoki mereka saya tertawa terbahak-bahak. Hal kedua yang menjadi sorotan dalam episode ini adalah hubungan antara Alex dan Maggie yang makin dalam, membuat Alex mempertanyakan apakah ia gay atau bukan, sebuah topik yang cukup menarik. Di Arrowverse memang sudah ada sosok gay yaitu Mister Terrific, tetapi dari awal kemunculannya, ia memang telah menyatakan diri gay (begitu pula Sara sebagai White Canary dan Maggie sendiri). Alex akan menjadi sosok pertama yang “come out of the closet” bila jalan cerita menyatakan dirinya gay.

fdddd

Satu-satunya sub-plot yang bagi saya kurang berhasil di sini adalah Jimmy Olsen yang memulai transformasinya menjadi vigilante. Bagi kalian yang mengikuti berita mengenai Supergirl (termasuk press release untuk episode-episode berikutnya) akan tahu bahwa Jimmy Olsen sudah diplot untuk menjadi sosok The Guardian, salah satu sidekick Superman di kota Metropolis. Saya pribadi tidak terlalu suka dengan alasan dadakan kenapa Jimmy mau menjadi The Guardian di sini. Rasanya terlalu dipaksakan karena penulis serial ini tidak tahu mau melakukan apa dengan karakternya. Mengingat ia satu-satunya karakter yang tidak jelas juntrungannya, mungkin lebih baik Jimmy dijadikan sosok recurring / guest role saja?

Reveal menarik yang dibuka di akhir episode 5 ini membuat saya bertanya-tanya apakah keluarga Luthor yang lain akan segera muncul di season kedua Supergirl ini? Dan apakah Ibu yang dimaksud oleh Lena adalah ibu kandung… atau ibu angkatnya? More mysteries yang membuat saya tak sabar menunggu episode berikutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s