It (2017)

Walaupun Stephen King adalah seorang penulis novel berbagai genre, mayoritas orang mengenalnya sebagai penulis novel horor. Karya-karyanya seperti The Shining, It, dan Pet Sematary adalah film-film horor klasik yang dikenal banyak orang. Tentu saja tak semua novel yang ditulis oleh Stephen King adalah kisah horor. Film seperti The Shawshank Redemption, The Green Mile, sampai The Dark Tower adalah contohnya.

Bicara soal It, novel dari Stephen King yang membuat banyak orang paranoid soal badut ini pernah difilmkan dalam bentuk miniseri TV dulu di tahun 1990. Saat itu sang badut Pennywise diperankan dengan meyakinkan oleh Tim Curry sehingga menjadi sinonim dengan sosok Pennywise itu sendiri. Setelah hampir 30 tahun lamanya, film ini kembali diremake dengan bintang anak-anak jaman now. It dirilis di saat yang tepat sebab Amerika tengah keranjingan dengan nostalgia jaman 1980 dan 1990an karena serial Netflix Stranger Things yang meledak sukses.

Film ini dibuka dengan sebuah tragedi ketika Georgie, adik dari Bill, menghilang dalam sebuah insiden di kota Derry. Hilangnya Georgie adalah satu dari banyak insiden kehilangan yang terjadi di kota ini. Anehnya orang tua di kota ini sudah seakan tidak peduli dengan hilangnya anak-anak mereka. Bill dan teman-temannya membentuk sebuah grup bernama The Losers Club yang bertujuan mencari tahu keberadaan Georgie. Dari penelitian mereka ala detektif cilik inilah mereka mulai menemukan sebuah rahasia misterius yang rapat disimpan kota Derry – bahwa ada seorang badut misterius bernama Pennywise yang muncul…

itt

It boleh dikategorikan ke dalam film horor tetapi sebenarnya ia lebih dari itu. Alasan kenapa ia menjadi salah satu film horor dengan rating R paling laris sepanjang masa adalah karena ia menjual nostalgia era 1980an seperti halnya Stranger Things. Kesuksesan film ini dengan serial tersebut sungguh berkaitan – apalagi karena aktor utama dalam Stranger Things: Finn Wolfhard juga merupakan salah satu aktor utama dalam film ini. Andy Muschietti toh tak hanya mengandalkan faktor nostalgia saja untuk menggaet penonton dalam film ini, banyak adegan-adegan yang creepy dan menegangkan dihadirkan untuk menggedor jantung penonton.

Apakah film ini banyak menyajikan adegan seram? Antara ya dan tidak. Keseraman dalam film ini tak hanya dihasilkan dari badut Pennywise (yang diperankan dengan sangat meyakinkan oleh Bill Skarsgard) tetapi juga dari pembangunan atmosfir kota Derry yang sekilas damai tetapi menyimpan banyak pergolakan di dalamnya. Bila dipikir-pikir It sebenarnya adalah representasi Stephen King akan masa mudanya dan itu memang tercermin dari pergolakan ketakutan yang dialami oleh setiap karakter anak dalam film ini.

Yang perlu diketahui oleh penonton film ini adalah adaptasi novel It dari Stephen King di serial TV dulu dibagi menjadi dua bagian: Part 1 dan Part 2. Dan hal yang sama ditiru oleh film ini, It ditutup dengan akhir Part 1 dan melanjutkan cerita ini ke Part 2 yang akan dirilis oleh studio Warner Bros di beberapa tahun mendatang. Mengingat ini merupakan film horor terlaris sepanjang masa, saya yakin akan ada banyak nama terkenal yang masuk ke dalam film ini di proyek sekuelnya nanti. Saya nantikan.

Score: B+

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s